Proses Injeksi Plastik

Proses Injeksi Plastik

Hubungi 081-1656-2065 untuk mendapatkan layanan dan informasi.

 

  1. Menutup Cetakan (Mold Close).
    Dalam proses kerja injeksi, awalnya cetakan ditutup. Kata Mold dalam bidang Injeksi Plastik merupakan wadah cetakkan pada proses Injeksi Plastik. Mold sendiri terdiri dari 2 bagian utama yaitu “Sisi Core” dan “Sisi Cavity”. Sisi Cavity akan diikat pada “Stationery Platen” di Mesin Injeksi. Sedangkan sisi Core akan diikat pada “Moving Platen” di mesin injeksi, bagian inilah yang akan bergerak membuka dan menutup.

Pada proses menutup ada 4 tahapan, yaitu :

  1. Gerakan menutup dengan kecepatan perlahan dan tekanan rendah. (Low Mold Close Velocity & Low Mold Close Pressure). Tekanan ini dimaksudkan merupakan tekanan hidrolik, Pada tahap ini posisi awal cetakan adalah “terbuka penuh” yang disesuaikan sedemikian rupa hingga produk yang akan dihasilkan nantinya dapat dikeluarkan dari mold.
  2. Gerakan menutup dengan kecepatan tinggi dan tekanan rendah. (High Mold Close Velocity & Low Mold Close Pressure). Dimulai dari setelah posisi “terbuka penuh”, dimana gerakan lebih cepat sangat mungkin terjadi. Hal ini berfungsi untuk menghemat waktu yang digunakan pada keseluruhan proses.
  3. Gerakan menutup dengan kecepatan perlahan dan tekanan rendah. (Low Mold Close Velocity & Low Mold Close Pressure). Sebelum mold menutup dengan rapat, maka mold akan bergerak perlahan dengan tekanan rendah untuk menghindari hantaman antara kudua sisi. Hal inipun bertujuan agar hasil cetakan selalu dalam performa yang baik dan dapat ber-produksi dengan lancar.
  4. Merapatkan Cetakan dengan Tekanan Tinggi (High Mold Clamp). Pada proses ini mold harus dirapatkan se-rapat mungkin setelah gerakan sebelumnya. Tekanan pada proses ini mencapai (Minimal 100 kg/cm²) agar proses dapat menahan injeksi atau “Cavity Force During Injection” nantinya.2. Injeksi plastik Pengisian (Fill Injection).
    Setelah memasikan Mold dihimpit dengan tekanan tinggi. Maka Unit Injeksi yang mencakup Nozzle, Barrel, dan Screw dan seterusnya. Nozzle bergerak hingga bersentuhan dengan Mold, ini juga pada tekanan tinggi (Hingga 100 kg/cm²). Bagian Nozzle yang bersentuhan langsung dengan Mold disebut dengan “Sprue Bush”. Kemudian mesin melakukan proses injeksi dengan menyuntikkan plastik cair ke dalam cetakan atau Mold.

Pada proses ini melibatkan beberapa tahap yang bisa kita atur sedemikian rupa tergantung dengan tingkat kesulitan produk yang akan kita ccetak, yaitu :

  1. Tekanan Pengisian (Fill Pressure). Mesin keluaran memiliki variasi tingkat Tekanan Pengisian yang lebih dari 2 tingkat, dan juga diikuti dengan berbagai variasi posisi dari tiap-tiap Tekanan Pengisian tersebut. Sehingga mudah menentukan di posisi manakah ketika plastik cair membentuk produk atau barang yang membutuhkan besaran Tekanan Pengisian “sekian” nilainya, dan posisi lain dengan masih pada produk membutuhkan besaran Tekanan Pengisian yang sama “sekian”, dan seterusnya.
  2. Kecepatan Pengisian (Fill Velocity). Terdapat variasi tingkat kecepatan yang bisa diatur sesuai kebutuhan untuk menghindari keadaan hasil produk yang tidak sesuai keinginan. Posisi-posisi pada tingkat kecepatan ini pun bisa diatur disesuaikan dengan posisi aliran plastik ketika injeksi produk.
  3. Injeksi Menahan (Holding Injection).
    Hasil produk yang sempurna tergantung pada bagian proses ini. Sengaja dibuat seperti itu agar proses penyempurnaan produk nantinya akan membutuhkan nilai yang paling efisien. Proses ini tidak lagi melibatkan kecepatan pada pengaturan parameternya, hanya besaran tekanan saja yang diatur beserta waktu yang dibutuhkan.4. Isi Ulang dan Pendinginan (Charging & Cooling).
    Isi ulang (Charging) plastik cair merupakan siklus selanjutnya, bersamaan waktu perhitungan Pendinginan (Cooling) dimulai. Parameter yang diatur ada pada proses Pendinginan (Cooling Time) yang harus lebih lama dari waktu Isi Ulang (Charging Time). Bila waktu isi ulang yang lebih lama, maka yang terjadi adalah material plastik akan tumpahan dari nozzle ketika Mold masuk pada proses buka. Proses Charging sendiri merupakan proses berputarnya Screw dengan bantuan Motor Hidrolik, sehingga plastik pellet dapat masuk ke dalam Barrel dan dapat digiling oleh Screw, sehingga pada saat di depan Torpedo sudah dalam keadaan cair dan siap untuk di injeksi ke dalam Mold. Tentu saja suhu Barrel harus diatur terlebih dahulu sesuai spesifikasi jenis plastik yang digunakan.5. Membuka Cetakan (Mold Open).
    Pada proses ini terdapat 5 tahap proses, yaitu :
  4. Melepas Himpitan atau proses sebelum membuka Cetakan (Mold Clamp Release). Yaitu dengan mengembalikan tekanan ke keadaan normal pada system hidrolik yang bertugas menghimpit cetakan. Yang sebelumnya memiliki tekanan tinggi.
  5. Gerakan membuka Mold pada secara perlahan dan dengan tekanan rendah. (Low Mold Open Velocity & Low Mold Open Pressure). Dari keadaan sebelumnya rapat dibuka secara perlahan untuk melindungi cetakan yang rentan terhadap kerusakan akibat gesekan antara sisi Core dan sisi Cavity.
  6. Gerakan membuka dengan kecepatan tinggi. (High Mold Open Velocity). Membuka secara cepat dengan posisi setelah lepas dari pergesekan antara sisi Core dan sisi Cavity.
  7. Gerakan membuka dengan kecepatan rendah. (Low Mold Open Velocity). Sebelum posisi mold terbuka sepenuhnya, maka gerakan membuka cetakan harus dengan kecepatan perlahan agar tidak overlap atau posisi terbuka yang “kelebihan”. Kecepatan yang rendah ini juga dimasudkan agar saat posisi terbuka penuh sisi core dan sisi cavity dapat melanjutkan pencetakan lagi.
  8. Gerakan melepas produk dari dalam cetakan atau mold (Ejection). Ejector akan mendorong produk dari sisi Core agar mudah lepas dari ceakan, tentu saja sebelumnya produk harus menempel pada sisi Core ketika cetakan terbuka, dan tidak menempel pada sisi Cavity. Walaupun bisa saja produknya menempel pada sisi Cavity, hal ini disesuaikan dengan jenis produk cetakan.

Info Terkait : http://www.sinartechmultiperkasa.co.id/services/jasa-repair-mold-s16841.aspx

Info Sebelumnya : https://www.workshop.myartikel.com/proses-injeksi-plastik/

PT. SINARTECH MULTI PERKASA

Jl. Primer No.12 Pasar 9 Helvetia. Medan, Medan
Sumatera Utara , Indonesia

Phone : (061) 42068877
Hp / WA : 08116562065 / 08116062065 / 0853-2020-2054
Fax : (061) 42068877

Email :  pt.sinartech.me@gmail.com
Website : http://www.sinartechmultiperkasa.co.id
Facebook :  https://www.facebook.com/sinartechmultiengineering
https://web.facebook.com/Pt-Sinartech-Multi-Perkasa-191290628133892/

Jenis Layanan Pekerjaan Perusahaan Kontraktor Meliputi :

  • Kontraktor Jalan Raya
  • Konstruksi Jalan Raya
  • Perawatan Jalan Raya
  • Pembangunan Jalan
  • Pembangunan Perumahan/Perkantoran
  • Kontraktor Aspal Jalan
  • Jasa Aspal Jalan
  • Pengaspalan Jalan Raya
  • Jalan Perumahan
  • Jalan Propinsi
  • Jalan Protokol
  • Perataan Jalan
  • Jalan Airport
  • Pelabuhan
  • Pertambangan
  • Perawatan Jembatan
  • Konstruksi Jembatan
  • Perbaikan Jembatan

Jenis Ruang Lingkup Pekerjaan Meliputi :

  • Earth Works
  • Road Base
  • Road Base Course with crushed stone
  • Road Base Course with CBT/ Cement Treated Base
  • Asphalt Works / Hot Mix
  • Aspal Cold Mix
  • Hot Mix with Normal Bitumen
  • Hot Mix With Modified Bitumen (Multi Grade and Polymer Modified Bitumen)
  • Slurry Seal
  • Rigid Pavement
  • Bridge Construction
  • Chipseal With Modified Bitumen

Jasa layanan kontraktor pengaspalan jalan, konstruksi jalan, pemasangan paving block, pengecoran jalan beton hotmix.

Jasa Layanan Pekerjaan Meliputi Pekerjaan Pengaspalan Jalan Aspal Hotmix untuk :

  1. Halaman Rumah
  2. Halaman Sarana Pengisian Bahan Bakar (SPBU)
  3. Area Parkir Perkantoran
  4. Area Parkir Rumah Sakit
  5. Area Parkir Ruko
  6. Area Parkir Pabrik dan Gudang
  7. Area Parkir Mall
  8. Jalan MHT
  9. Pengaspalan Ex. Galian Kabel
  10. Jalan Raya
  11. Jalan Lingkungan/Perumahan/Komplek dan sebagainya

Kami juga menerima Pemesanan di Wilayah Kota Medan, Pekan Baru, Palembang, Jambi,  Aceh dan Sekitarnya.