Sejarah Singkat Perkembangan VGA (Video Graphic Adapter)

, , , ,

Sejarah Singkat Perkembangan VGA (Video Graphic Adapter).

Sejarah Singkat VGA (Video Graphic Adapter). Hub : 085320202062. Toko  online yang terpercaya di kota Medan. Toko kami juga memiliki banyak barang seperti Printer, juga Handphone, serta Laptop, dan juga accessorisnya. Untuk anda yang ingin membeli cukup datang saja ke toko-toko terdekat seperti Supermat Bima.com. Dan kami juga akan menjelaskan sedetail mungkin.

VGA yaitu singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah sebuah standar tampilan komputer analog yang juga dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA ini juga sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA ini masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan sebuah standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat sebuah kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang ini juga masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.

Istilah VGA ini juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya juga. Kartu VGA ini berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk sebuah proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan sebuah kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal ini antara lain ATI dan nVidia.

Fungsi VGA Card ini adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) ini juga berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun juga untuk bermain game.VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau juga kartu grafis. Tempat melekatnya sebuah kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada sebuah kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA ini memiliki Chipset andalannya. Ada banyak juga produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, lalu 3DFX, juga S3, lalu ATi, serta Matrox, SiS, juga Cirrus Logic, lalu Number Nine (#9), juga Trident, lalu Tseng, dan 3D Labs, juga STB, serta OTi, dan lain sebagainya.

Sejarah Perkembangan VGA Yaitu :

Pada sebuah PC ada juga 3 komponen yang sangat berperan penting dalam hal kinerja grafis : yaitu prosesor, juga memori, dan juga kartu VGA. VGA (Video Graphics Adapter) ini, adalah sebuah standar tampilan komputer analog. VGA ini juga bisa diartikan sebagai komponen yang tugasnya menghasilkan visual dari komputer dan juga hardware yang memberikan sebuah perintah kepada monitor untuk menampilkan keluaran visual yang dapat kita lihat. VGA ini juga pertama kali dipasarkan pada tahun 1987 oleh IBM (International Bushiness Machines Corporation) disingkat menjadi IBM. IBM ini yaitu adalah salah satu perusahaan AS yang membuat/memproduksi perangkat keras dan juga perangkat lunak. IBM ini juga didirikan pada 15 Juli 1911 dan beroprasi pada saat tahun 1888 yang berpusat di Armonk, yaitu New York, di AS.

VGA ini terdiri atas dua jenis, yaitu adalah : VGA onboard dan juga VGA Card (dengan kartu VGA).

VGA Onboard Yaitu : Sebuah unit pemroses yang telah menyatu pada motherboard, maka VGA card ini tidak diperlukan lagi. Keberadaan chipset VGA onboard ini juga tidaklah bersifat tetap karena VGA onboard ini dapat diatur untuk tidak aktif jika user ingin memasang VGA card yang diinginkannya.

Sejak IBM PC lahir pada saat tahun 1981 nyaris semua PC mempunyai memori terpisah untuk frame buffer, yaitu block memori dimana gambar yang juga keluar di layar monitor dipetakan. Ini juga bukan masalah bagi sistem yang memiliki sebuah video monochrome bebasis karakter. Karena frame buffer yang juga diperlukan hanya 2 KB. Tetapi GUI (Graphical User Interface) ini yang berbasis modern yang memerlukan sebuah layar bit mapped yang bersolusi tinggi dan juga warna sejati sangat rakus memori. Layar yang beresolusi 640 x 480 pixel dengan warna 8 bit meminta frame buffer sebesar 300 KB, sementara itu juga layar beresolusi 1024 x 768 pixel dengan sebuah warna 24 bit memerlukan memori sebesar 2,25 MB. Frame buffer yang juga dedicated berukuran tetap.

Tidak perduli mode layar yang juga sedang digunakan frame buffer harus mampu mengakomodasi resolusi paling tinggi dan kedalaman warna terbaik yang dapat didukungnya. Software ini tidak bisa memanfaatkan memori sisa dari frame buffer walaupun yang digunakan adalah resolusi rendah dan 16 warna. Ini penyebabnya oleh cara pemaketan Video dan juga konfigurasinya dalam sub sistem grafis yang khusus. Dengan demikian juga, ber- Mega-mega byte memorinya tersia-siakan. UMA (Unified Memori Architecture) ini menyatukan frame buffer dengan memori utama.

VGA Card (dengan kartu VGA) Yaitu : Sejak sistem PC IBM pertama ini, didalam sebuah komputer pasti ada unit kartu grafis, entah itu CGAnya, juga EGA, lalu MCGA , serta VGA, atau juga yang lain. Dengan menggunakan sebuah kartu VGA bukan onboard maka akan didapatkan kinerja yang lebih baik daripada sistem yang menggunakan UMA (Unified Memori Architecture). Jika dulu sebuah kartu grafis 8 bit ini dengan memori 512 KB yang dapat menampilkan sebuah 256 warna pada resolusi 640 X 480 sudah cukup, maka juga sekarang tidak lagi. Kebutuhan minimal untuk sebuah komputer multimedia adalah kartu grafik 64 bit dengan memori 1 MB.

Sejarah Perkembangan 3D Graphics Yaitu :

Saat ini juga teknologi sudah semakin maju dan berkembang, para developer-developer GPU (Graphics Processing Unit) ini juga mulai meningkatkan kemampuan mereka dalam menghasilkan sebuah vga card yang bagus. Berikut ini adalah beberapa contoh vga card dari yang pertama juga hingga yang sekarang ini :

S3 ViRGE Yaitu : Kepanjangan dari “ViRGE ini adalah Virtual Reality Graphics Engine”, vga ini merupakan sebuah generasi pertama yang telah menggunakan teknologi 3D grafik. S3 ViRGE memiliki sebuah spec. 64-bit menawarkan 4MB memory onboardnya, core dan juga memory clockspeeds up to 66 MHz, dan juga telah mendukung sebuah fitur fitur seperti Bilinear dan Trilenear texture filtering, lalu MIP mapping, juga Alpha blending, juga Z-buffering, dan juga 3D tekstur lainnya.

NVIDIA NV3 Yaitu : VGA ini adalah buatan pertama yaitu dari Nvidia, vga ini juga dibuat dengan desain sebuah teknologi Microsoft’s DirectX 5 API. NVIDIA NV3 memiliki spec. 4 MB memory, juga 100 MHz core clockspeeds, dan bandwith 1.6 GB/s, 206 MHz RAMDAC dan mendukung AGP 2x.

NVIDIA GEFORCE 200 SERIES Yaitu : VGA ini memiliki sebuah chipset keluaran terbaru dari Nvidia berhasil memaukkan 1.4 billion transistor ke dalam GPU. VGA ini juga merupakan sebuah seri Nvidia yang paling terkencang dan kemampuan yang powerful.

Graphic Accelerator Chipset-chipset masa kini juga sudah memasukkan kemampuan akselerasi 3D built in pada kartu VGA. Selain kartu VGAnya, sekarang juga ada pheriperal komputer pendukung yang dinamakan 3D accelerator. 3D accelerator ini berfungsi untuk mengolah/menterjemahkan data/gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D ini yang juga keberadaannya tidak memerlukan IRQ lagi mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafik 3D yang kompleks. Contohnya yaitu pada game-game 3D bisa ditampilkan citra yang jauh lebih realistis. Sebab banyak fungsi pada pengolahan grafik 3D yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada motherboard, kini juga dikerjakan oleh prosesor grafik 3D pada 3D accelerator tersebut. Dengan sebuah pembagian kerja ini maka prosesor dapat juga lebih banyak melakukan kerja pemrosesan yang lain. Selain itu juga programmer tidak perlu membuat fungsi grafik 3D, karena fungsi tersebut juga sudah disediakan oleh akselerator 3D. Chipset 3D pada kartu VGA ini tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Meskipun begitu Chipset 3D ini pada kartu VGA juga mendukung ‘beberapa’ fasilitas akselerasi 3D pada 3D accelerator. Sebagai sebuah catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator ini juga akan optimal jika Software/game yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus pada 3D accelerator tersebut. Software/game yang juga mendukung fasilitas ini mulai berkembang, yang sudah terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator ini yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, juga Rendition Verite, dan lalu Permedia 3D Labs.

KESIMPULAN DAN JUGA SARAN

Dengan adanya sebuah VGA yang mengalami sebuah perkembangan dari waktu ke waktu, maka juga dapat disimpulkan yaitu :

  • Pada sebuah PC ada 3 komponen yang juga sangat berperan penting dalam hal kinerja grafis : yaitu prosesor, lalu memori, dan juga kartu VGA.
  • VGA ini terdiri atas dua jenis, yaitu adalah : VGA onboard dan juga VGA Card (dengan kartu VGA).
  • VGA Onboard ini adalah unit pemroses yang telah menyatu pada motherboard.
  • Sedangkan VGA Card adalah unit pemroses yang tidak menyatu pada motherboard.
  • Selain kartu VGA juga, sekarang ini ada pheriperal komputer pendukung yang dinamakan 3D accelerator.
  • Dibandingkan dengan VGA Cardnya, kelebihan dari 3D accelerator ini berfungsi untuk mengolah/menterjemahkan data/gambar 3D secara lebih sempurna.

SARANNYA : Perkembangan teknologi VGA Card yang juga kini semakin mutakhir, menuntut para vendor vendor seperti Nvidia Corporation dan juga ATI Technologies Inc untuk semakin terus meningkatkan mutu dan juga kualitas yang dihasilkan dari output VGA ataupun 3D accelerator. Maka untuk lebih semakin majunya, vendor vendor juga harus semakin peka terhadap kebutuhan konsumen terkait dengan kualitas output graphic.

Demikian Refiew mengenai Sejarah Singkat Perkembangan VGA (Video Graphic Adapter). Kami selaku pihak penulis mohon maaf jika ada kekurangan kata ataupun juga bahasa yang kurang baku. Jika anda menginginkan barang tersebut silahkan saja Hubungi  Toko Komputer Terpercaya kami yaitu dengan cara menghubungi OFFICE kami di

Info Sebelumnya Yaitu : Link http://www.myartikel.com/tips-memilih-aksesoris-laptop/

Leave a Reply