Macam – Macam Kamera Dan Penjelasannya

, ,

Macam – Macam Jenis Kamera Dan Penjelasannya.

Macam – Macam Kamera Dan Penjelasannya. Hub : 085320202062. Toko  online yaitu terpercaya di kota Medan. Toko kami juga memiliki banyak barang seperti Printer, Handphone, Laptop, juga accessorisnya. Jenis Dari kamera ini sangat bagus dan mudah sekali cara memakainya cocok untuk Anda yang Hobi Fotographer. Untuk anda yang ingin membeli cukup datang saja ke toko-toko terdekat seperti Supermat Bima.com. Dan kami juga akan menjelaskan sedetail mungkin.

Secara umumnya, macam macam kamera juga dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu kamera analog dan juga kamera digital. Kamera analog adalah sebuah kamera yang pengambilan gambarnya dari cahaya yang ditangkap oleh lensa yang kemudian menyimpannya dalam negative film.

Sedangkan kamera digital yaitu adalah kamera yang terdapat sensor panangkapan gambar berupa CCD (Charged Coupled Device ) dan juga CMO (Complementary Metal Oxide) yang jumlahnya lebih dari jutaan pixel. Sensor tersebut yaitu berupa chip yang berada tepat di belakang lensa, semakin banyak jumlah pada sensornya semakin detail pula gambar yang dihasilkan.

Sensor yang juga paling sering digunakan oleh produsen adalah sebuah sensor yang berupa semikonduktor CCD dan CMO. Kualitas dan juga ukuran yang ada pada sensor ini adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pada gambar yang dihasilkan. Selain itu juga, media penyimpanan gambar digital pada sebuah kamera digital terpisah dengan media penangkap cahaya. Ada juga berbagai macam jenis media penyimpan (memory) yang biasa digunakan pada sebuah kamera digital, diantaranya yaitu adalah Secure Digital (SD), juga Compact Flash (CF), dan juga Multi Media Card (MMC), lalu Memory Stick (MS), dan juga XD.

Macam macam Kamera Analog Yaitu Sbb :

1. Kamera SLR (Single Lens Reflex) Yaitu : kamera dengan sebuah sistem jajaran lensa jalur tunggal sebagai jalan berkas cahaya menuju ke Focal Plane dan juga Viewfinder, sehingga objek yang juga terlihat dari sebuah kamera sama persis dengan hasil jadinya. Lain halnya juga dengan macam macam kamera yang lain, dimana objek yang akan terlihat dari viwfinder berbeda dengan hasil yang ditangkap oleh film.

Kamera SLR ini ada tiga jenis yaitu :

a. Full Manual atau SLR Film Mekanik adalah : Kamera jenis ini juga mampu menghasilkan gambar yang bagus tetapi tetap harus bersabar dalam penggunaannya. Meskipun juga tanpa baterai kamera ini tetap mampu dioperasikan, cukup set tombol baterai yang kecil untul light meter.

Kelebihannya :

  • Mudah dioperasikan juga.
  • Fleksibenyal, karena juga mampu bekerja meski tanpa baterai.
  • Mekanikal kamera bisa dikontrol secara langsung juga, memudahkan pemula dalam sebuah pengaturan.
  • Kadang juga dengan lensa kamera DSLR (full frame only) bisa masuk. Lensa DSLR EOS canon ini tidak bisa untuk digunakan sebuah analog SLR Canon melainkan harus menggunakan adapter, tetapi juga pada lensa Pentax dan juga Nikon mampu   beroperasi di masing-masing bodi kamera tersebut.

Kekurangannya :

  • Belum menggunakan sebuah mode automatic.
  •  Perlu bersabar dalam menentukan sebuah cahaya dan timing.

b. Automatic Exposure, Aperture Priority, dan SLR Analog Elektronik adalah : Perbedaan antara sebuah kamera analog full manual/mekanik dengan elektronik adalah, pada sebuah kamera analog elektronik sudah ada otomatisasi, terutama pada sebuah kamera aperture-priority automatic exposure (AE) seperti Canon AE-1. Umumnya kamera analog yang juga elektronik ada shutter dial sampai “A” . Jika shutter-nya tersebut diubah ke “A”, maka otomatis juga kamera akan ngeset shutter speed.

Kelebihannya :

  • Bisa di setting full manual atau juga automatic exposure, kecuali pada sebuah model kamera yang memang full automatic seperti Nikon EM.
  • Kadang juga dengan lensa kamera DSLR (full frame only) bisa masuk. Tapi juga tetap saja lensa EOS Canon DSLR tidak bisa  digunakan pada Canon manual. Tapi untuk Pentax dan juga Nikon (FX dan G) bisa masuk ke bodi manualnya.

Kekurangannya :

  • Penggunaannya harus memakai sebuah baterai. Tapi juga pada beberapa model mempunyai shutter darurat yang dapat memicu fixed 1/90 seconds tanpa baterai.
  • Cap yang juga dimiliki tidak sepenuhnya mekanik.

c. Full Automatic, Autofocus dan Kamera SLR Film adalah : Kamera SLR 35 mm ini juga pernah merajai penjualan kamera di dunia sebelum terjunnya kamera SLR digital dipasaran. Kamera 35 mm jenis ini juga begitu mudah digunakan seperti kamera DSLR yang menggunakan sebuah Control Micro Processor Digital pada sebuah fungsi kameranya. Perbadaan yang juga mencolok pada kamera jenis ini adalah masih menggunakan film.

Kelebihannya :

  • Full Otomatis seperti DSLRnya.
  • Memiliki sebuah stabiliser gambar pada lensa
  • Kadang juga dengan lensa DSLR (full frame only) bisa masuk, seperti pada sebuah lensa EOS Canon EF DSLR. Tapi untuk  lensa DSLR Penta dan juga Nikon (FX, non-G, autofocus dengan sebuah AF tetapi bukan AF-S) masih bisa masuk ke bodi manualnya.

Kekurangannya :

  • Beberapa kamera dari type ini juga menggunakan baterai isi ulang yang sekarang sudah tidak diproduksi lagi.
  • Modelnya juga tidak sederhana dan klasik seperti kamera manual.

2. Kamera TLR (Twin Lens Reflex) Yaitu :

Yaitu sebuah kamera dengan dua lensa objektif yang panjang fokusnya sama. Lensa yang satu ini juga digunakan untuk menangkap gambar yang juga dipantulkan oleh cermin pembidik, dan juga lensa yang lain berguna untuk menangkap sebuah gambar yang kemudian diteruskan ke film, kedua lensa ini juga bergerak secara bersamaan sampai objek yang akan dibidik tampak menyatu.

Kelebihan Kamera TLR yaitu:

  • Mekaniknya yang sederhana, sehingga juga tidak perlu ribet dalam penggunaannya.
  • Memberikan sebuah gambar yang berkelanjutan pada layar finder.
  • Tampilannya juga tidak keluar dan tidak hitam saat terpapar.
  • Fotografer dapat juga mengambil gambar lebih dekat saat menekan tombol shutter.
  • Dapat memperkecil sebuah keterlambatan rana (shutter lag)
  • Dapat juga menyingkronkan flash dalam kecepatan yang lebih tinggi daripada SLR.
  • Saat terjadi sebuah pemaparannya, fotografer juga dapat memeriksa gambar secara langsung karena cermin dan lensa TLR tetap terbuka dalam mengambil seluruh eksposur.

Kekurangan Kamera TLR adalah :

  • Gambar yang akan dihasilkan berbeda dari gambar pada layar yang diambil saat pembidikan.
  • Gambar pada sebuah jendela bidik terbalik secara horizontal sehingga berakibat sulit dalam pembingkaian.

3. Kamera Point and Shoot Yaitu :

Sering juga disebut yaitu sebagai kamera saku, karena ukurannya yang juga kecil menjadikan kamera ini mudah dibawa kemana-mana. Kamera ini juga banyak menjadi pilihan bagi orang umum, karena selain simpel dan juga fleksibel, kamera point and shoot adalah sebuah kamera yang paling mudah penggunaannya diantara macam macam kamera lainnya.

Kelebihan Kamera Point and Shoot yaitu :

  • Penggunaannya mudah karena tidak ada sebuah pengaturan yang komplek seperti kamera SLR atau TLR.
  • Seluruh area frame tampak tajam yaitu karena menggunakan DOF (Depth Of Field) yang yang lebar.
  • Memberikan sebuah kesan gambar yang tajam karena pada umumnya kamera jenis ini tidak bisa memisahkan antara objek dengan backgroundnya.

Kekurangan Kamera Point and Shoot yaitu :

  • Kualitas gambar yang lebih rendah dari kamera yang telah disebutkan diatas karena memiliki ukuran sensor yang lebih kecil.
  • DOF juga memiliki sebuah kekurangan yaitu tidak mampu mengisolasi objek karena tidak bisa memisahkan ketajaman gambar antara objek dengan background sehingga tidak jelas mana yang objek dan mana yang background.
  • Kurang fleksibel karena tidak bisa di upgrade seperti kamera-kamera diatas yang juga bisa berganti-ganti lensa.
  • Memiliki sebuah kontrol yang terbatas dan kurang mampu untuk memotret di tempat yang gelap.
  • Tidak bisa juga menangkap gambar pada sudut yang luas, karena hanya memiliki focal lenght antara 30-35 mm.

4. Kamera Rangefinder Yaitu :

Macam macam kamera Analog selanjutnya adalah sebuah kamera Rangefinder. Berbeda dengan sebuah SLR 35 mm, rangefinder juga tidak mempunyai cermin refleks seperti yang ada pada SLR 35 mm, sehingga saat fotografer tidak bisa melihat hasil gambarnya melalui lensa kamera. Hal ini juga karena kamera rangefinder mempunyai viewfinder yang terpisah. Viewfinder yang juga ada pada kamera rangefinder ada dua, yang satu berfungsi untuk melihat objek gambar yang terpisah dari lensa, yang satunya berfungsi sebagai sebuah pengatur focus yang terhubung dengan lensa.

Kelebihannya :

  • Bentuk kameranya, lensanya, dan juga viewfinder lebih kecil dibanding dengan SLR atau yang setara.
  • Fotografer juga bisa lebih tenang dalam mengambil gambar dan penggunaan shutter speed pada cahaya redup   lebih lambat karena tidak ada getaran dari cermin.
  • Viewfinder nya juga cerah

Kekurangannya :

  • Gambar yang akan dilihat dari viewfinder terkadang berbeda dari hasil yang didapat.
  • Terbatas untuk sebuah lensa focal length yang kurang dari 135 mm.

Macam macam Kamera Digital Yaitu Sbb :

1. Kamera Pocket Yaitu :

Kamera ini disebut juga dengan sebuah kamera saku karena bentuknya yang juga mungil dan pas di saku, kamera saku juga menjadi salah satu dari macam macam kamera  yang paling umum digunakan oleh seseorang, karena juga selain simpel dan juga murah, juga tidak perlu repot saat menyetel ulang pengaturannya. Kamera ini menggunakan sebuah mode auto sehingga fotografer tidak perlu ikut campur dalam hal teknis kamera, tinggal langsung bidik-jepret dan lalu lihat hasilnya. Dan saat ini juga kamera pocket telah banyak berkembang dengan fitur yang lebih baik seperti lensa zoom.

Kelebihannya :

  • Baterainya tahan lama.
  • Penggunaannya mudah, bahkan juga untuk yang baru mengenal kamera ini karena menggunakan mode auto.
  • Digital zoomnya, yaitu metode memperbesar sebuah objek yang juga menggunakan software atau proses cropping, namun juga berbeda dengan manual zoom seperti yang ada pada kamera DSLR.
  • Optical zoomnya, yaitu sebuah metode memperbesar yang menggunakan pergerakan lensa secara mekanis. Pada kamera keluaran terbarunya lensa zoom akan bergerak mengikuti pengaturan zoom pada LCD atau layar kamera.

Kekurangannya :

  • Fitur dan juga fasilitasnya minim.

2. Kamera Prosumer /Bridge Camera Yaitu :

Kamera prosumer adalah sebuah kamera yang difungsikan untuk menjembatani diantara macam macam kamera yang ada, khususnya untuk menjembatani sebuah kamera pocket dan kamera DSLR. Setting pada kamera ini juga ada yang manual dan ada yang auto, keduanya juga dapat dijumpai pada mode focus, lalu diafragma, dan juga kecepatan. Umumnya kamera jenis ini lensanya juga dapat diputar manual seperti lensa SLR, dan juga pada kamera keluaran terbaru lensanya juga sudah bisa diubah-ubah. Kamera ini juga berukuran sedang, tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil pula, berada ditengah-tengah antara kamera saku dan juga kamera DSLR. Kamera ini menggabungkan sebuah fleksibilitas antara kamera saku dan kamera DSLR untuk gambar yang lebih baik namun tetap praktis.

Kelebihannya :

  • Memiliki rentang zoom yang juga lebih lebar dari kamera saku yaitu 18x lipatnya.
  • Praktis dan juga mudah dibawa kemana-mana karena ukurannya yang tidak terlalu besar.
  • Kamera superzoom dengan sebuah lensa zoom khusus untuk ukuran bodinya yang tidak terlalu besar.

Kekurangannya :

  • Sensor kamera prosumer yang juga lebih kecil dari DSLR sehingga kualitas gambarnya pun tidak sebaik kamera DSLR.
  • Kualitas gambarnya  juga lebih rendah dari kamera DSLR jika digunakan pada keadaan yang kurang terang saat menggunakan ISO yang tinggi, oleh sebab itu juga siasatilah dengan mensetting ISO yang rendah, maksimal ISO 400 untuk menghasilkan sebuah gambar yang lebih baik.
  • Auto focus dan juga  jeda antar foto kurang begitu cepat untuk yang menginginkan moment cepat dan penting, lebih-lebih jika sebuah objeknya bergerak cepat akan sulit untuk mengejar fokusnya.

3. Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) Yaitu :

Kamera DSLR ini adalah kamera yang juga memiliki fitur manual paling lengkap diantara macam macam kamera yang ada. Lensa kamera ini juga bisa digonta-ganti sesuai dengan kebutuhan saat pengambilan gambar.

Kamera ini juga bisa disetting sesuai selera dan kebutuhan fotografer, oleh sebab itu juga kamera ini paling umum digunakan oleh para profesional dan orang-orang yang hobi dibidang fotografi. Namun pengoperasian kamera ini juga tidak semudah kamera saku atau prosumer, setting manual pencahayaan dan juga penggunaan fitur dan aksesorisnya yang begitu lengkap juga harus dikuasai.

Kelebihannya :

  • Fleksibilitas tinggi karena lensanya juga dapat digonta-ganti dengan mudah sesuai kebutuhan.
  • Kinerja yang juga lebih baik dibanding kamera digital lain baik dalam hal penundaan rana yang lebih pendek, autofocus juga cepat, kapasitas memory yang juga lebih besar, dan juga respon cepat saat syuting yang berkesinambungan.
  • Kualitas gambar yang lebih baik.
  • Mudah saat di upgrade, meskipun juga telah bertahun-tahun digunakan tidak akan ketinggalan zaman karena banyak aksesoris tersedia di toko-toko kamera untuk meng-upgrade.

Kekurangannya :

  • Harganya yang mahal.
  • Bodi lebih besar dan juga berat dibanding kamera digital biasa, sehingga juga akan mengganggu kenyamanan saat pengambilan gambar atau pun dalam membawanya.
  • Pengoperasiannya juga secara manual dan banyaknya tombol akan menyulitkan pengguna yang kurang faham dan belum terbiasa.

Demikian Refiew mengenai Macam – Macam Kamera Dan Penjelasannya. Jika anda menginginkan silahkan Hubungi Toko Komputer Terpercaya kami dengan cara menghubungi OFFICE kami di

Info Sebelumnya : http://bimacom.myartikel.com/2017/01/20/jual-docuprint-m225-z-4-in-1-wireless-multifunction-laser-printer-rp-2-619-000/

 

Leave a Reply