Kumpulan Istilah Dalam Kamera Digital

, , ,

Kumpulan Istilah Dalam Sebuah Kamera Digital.

Kumpulan Istilah Dalam Kamera Digital. Hub : 085320202062. Toko  online yaitu terpercaya di kota Medan. Toko kami juga memiliki banyak barang seperti Printer, Handphone, Laptop, juga accessorisnya. . Untuk anda yang ingin membeli cukup datang saja ke toko-toko terdekat seperti Supermat Bima.com. Dan kami juga akan menjelaskan sedetail mungkin.

Banyak orang memiliki perangkat sebuah kamera digital. Banyak sekali istilah yang asing juga dalam sebuah kamera digital, seperti halnya megapixel, juga LCD, lalu ISO, serta HDMI, juga SD, dan istilah lain yang juga pastinya membingungkan. Ayo kita coba pelajari istilah tersebut agar tidak salah pilih sebuah kamera digital.

16:9 ratio Yaitu :

Ukuran dimensi foto dengan sebuah perbandingan 16:9 untuk panjang dan lebar. Ukuran ini juga cocok untuk ditampilkan di layar wide screen. Misalnya ingin ditampilkan di sebuah HDTV atau televisi layar lebar.

4:3 ratio Yaitu :

Ukuran sebuah dimensi foto atau video yang paling umum khususnya jika ingin dicetak atau ingin ditampilkan di televisi non wide screen, misalnya pada televisi tabung.

AF-Lock yaitu :

AF merupakan sebuah singkatan dari Auto Focus. AF-Lock digunakan untuk mengunci sebuah fungsi Auto Focus. Caranya dengan menekan pada setengah tombol shutter hingga fokus gambar dikunci. Fungsi ini juga sangat berguna, jika Anda ingin memfokuskan pada sebuah obyek yang Anda ingin letakkan di samping. Caranya fokuskan dulu obyek tersebut saat ditengahnya, lalu geser kamera sambil menekan pada setengah tombol shutter.

Aperture Yaitu :

Aperture merupakan sebuah besarnya bukaan lensa kamera untuk menentukan berapa banyak cahaya yang bisa masuk dan mengenai sensor gambar di kamera.  Pada kamera saku juga biasanya aperture sudah diatur otomatis oleh sistem kamera. Sedangkan pada kamera yang lebih canggih, bisa diatur untuk manual ataupun juga otomatis.

Aspect Ratio Yaitu :

Perbandingan sebuah ukuran foto atau video. Yang juga paling umum adalah 4:3 dan 16:9 (wide screen).

Autofocus (AF) yaitu :

Autofocus atau juga sering disingkat AF merupakan kemampuan kamera digital untuk secara otomatis membuat obyek gambar yang diinginkan menjadi lebih tajam atau jelas. Untuk kamera digital pemulanya, biasanya fungsi ini juga secara otomatis akan aktif. Namun juga untuk kamera digital canggih, Anda juga dapat mengarahkan fokus secara manual dengan mengatur lensa.

Automatic exposure (AE) yaitu :

Automatic exposure (AE) merupakan sebuah kemampuan kamera digital untuk mengatur bukaan lensa maupun kecepatan shutter berdasarkan kondisi cahaya di sekitarnya. Kamera digital untuk pemula yaitu seperti kamera saku telah memiliki 3 atau lebih mode AE yang berbeda.

Burst Mode yaitu :

Burst mode merupakan sebuah fitur kamera digital untuk mengambil beberapa gambar sekaligus dalam waktusingkat. Misalnya Anda juga ingin mengambil sekaligus 10 foto dalam waktu 3 detik. Burst mode khususnya berguna saat Anda ingin mengambil sebuah gambar obyek yang bergerak dengan cepat. Istilah lainnya yaitu adalah continuous shooting mode.

CCD Yaitu :

Kepanjangan dari CCD (Charge Coupled Device), merupakan sebuah chip di dalam kamera yang berfungsi sebagai sensor gambar. CCD ini terdiri dari jutaan kapasitor. Fungsinya yaitu saat cahaya masuk ke dalam sebuah kamera melalu lensa, maka cahaya juga akan mencapai bagian CCD. Teknologi yang juga lebih populer saat ini yaitu CMOS.

CMOS Sensor yaitu :

CMOS (complementary metal-oxide semiconductor) merupakan sebuah sensor gambar dalam kamera digital yang juga terdiri atas sirkuit yang terintegrasi untuk merekam suatu gambar. CMOS terdiri dari sebuah jutaan sensor pixel yang termasuk di dalamnya sebuah photodetector. Saat cahaya akan masuk ke dalam kamera, setiap photodetector akan juga membuat arus listrik berdasarkan intensitas cahaya yang mengenainya. Kamera digital akan mengubah sebuah data dari CMOS menjadi pixel yang akhirnya menjadi sebuah foto. CMOS menjadi sebuah pengganti CCD karena lebih cepat dan lebih irit penggunaan batere.

CompactFlash (CF) Yaitu :

CompactFlash (CF) merupakan salah satu sebuah tipe memory card yang digunakan dalam kamera digital. Fungsi memory card yaitu untuk menyimpan sebuah data foto dan video yang telah Anda buat.

Continuous shot mode Yaitu :

Continuous shot mode dikenal juga dengan sebuah burst mode, yaitu kemampuan kamera digital untuk mengambil sejumlah gambar dalam waktu yang juga singkat. Misalnya untuk mengambil gambar sebuah obyek bergerak, Anda juga dapat mengambil 10 foto dalam waktu 3 detik dengan mode ini.

Depth of Field (DOF) Yaitu :

Depth of Field (DOF) menentukan seberapa jauh obyek di depan maupun juga di belakang obyek yang menjadi fokus dapat terlihat jelas. Semua obyek yang juga lebih jauh atau lebih dekat dari obyek yang menjadi fokus, akan juga terlihat kabur.

Digicam Yaitu :

Digicam merupakan singkatan dari sebuah digital camera atau kamera digital.

Digital zoom yaitu :

Digital zoom merupakan sebuah fitur kamera digital untuk memperbesar (zoom) gambar dengan menggunakan software yang juga terdapat di dalam kamera digital. Cara kerjanya adalah menambah sebuah ukuran pixel. Kelemahannya adalah sebuah gambar menjadi tidak tajam saat dilakukan digital zoom. Digital zoom akan membuat kualitas gambar menurun. Jauh lebih baik juga jika menggunakan optical zoom ketimbang menggunakan digital zoom. Namun metode ini yaitu adalah yang paling mudah dan murah diimplementasikan dalam sebuah kamera digital.

DSLR Yaitu :

SLR atau juga single-lens reflex merupakan kamera yang biasa digunakan oleh fotografer profesional. Versi digital dari sebuah kamera SLR disebut sebagai DSLR. DSLR merupakan sebuah tipe kamera yang paling canggih yang biasa digunakan untuk fotografer yang sudah berpengalaman. Umumnya juga, pada DSLR ini, Anda bisa mengganti sebuah komponen lensa sesuai kebutuhan Anda. Banyak teknik dan fitur yang bisa Anda lakukan dengan kamera DSLR.

EXIF Yaitu :

Data EXIF merupakan sebuah informasi mengenai foto yang dihasilkan, seperti halnya tanggal, juga waktu, juga jenis kamera, dan juga pengaturan kamera. Data EXIF ini akan ditambahkan dalam file foto.

File formats Yaitu :

File formats menentukan sebuah jenis file yang dihasilkan oleh sebuah kamera digital. Umumnya kamera digital menghasilkan sebuah file dengan format JPEG. Beberapa kamera digital juga bisa menghasilkan sebuah format file RAW dan TIFF

Flash Yaitu :

Flash merupakan sebuah cahaya buatan untuk meningkatkan cahaya saat pengambilan foto. Kita juga sering mengenal dengan istilah “lampu blitz” atau “lampu kilat”.

Flash memory Yaitu :

Flash memory adalah sebuah media penyimpanan data yang digunakan dalam kamera digital. Kartu memori flash dapat mempertahankan sebuah data yang disimpan tanpa membutuhkan listrik terus-menerus. Terdapat juga berbagai tipe dan merk flash memory. Anda juga perlu memastikan tipe dan merk apa saja yang didukung oleh kamera digital Anda, jika Anda juga ingin menyimpan lebih banyak gambar dan mengganti flash memory dalam kamera Anda. Istilah lainnya yaitu adalah memory card.

Focal length Yaitu :

Focal length merupakan sebuah jarak dari pusat lensa hingga ke focal point (lensa terdepan). Umumnya dengan focal length diukur berdasar milimeter, dan juga umumnya setara dengan 35mm film. Jika Anda ingin mengambil sebuah foto dengan jarak yang lebih jauh, maka juga carilah kamera dengan focal length lebih besar (angka milimeter lebih besar). Misalnya yaitu untuk telephoto, umumnya fotografer menggunakan sebuah kamera dengan focal length di atas 70mm.

Frames per second (fps) Yaitu :

Frames per second (fps) biasanya juga berhubungan dengan video. Angka fps ini menunjukkan jumlah gambar yang akan ditampilkan secara berurutan dalam 1 detik. Misalnya 30fpsnya, maka gambar akan ditampilkan sebanyak 30 buah gambar dalam waktu sekitar 1 detik. Umumnya fps ini yang masih nyaman ditonton adalah 30fps.

HDMI yaitu :

HDMI (High Definition Multimedia Interface) merupakan sebuah antarmuka untuk mengirim sebuah gambar digital antar perangkat. Umumnya HDMI ini digunakan pada HDTV atau komputer. HDMI connector juga dapat memudahkan Anda menampilkan video ke perangkat lain seperti komputer atau HDTV.

High-definition Video (HD Video) yaitu :

High-definition videonya, atau juga disingkat HD video, merupakan sebuah video dengan resolusi tinggi, setidaknya 1024×768 pixelnya.

LCD Yaitu :

LCD (Liquid Crystal Display) merupakan sebuah fitur di hampir semua kamera digital. Umumnya terdapat di bagian pada belakang kamera. Fungsinya untuk menampilkan sebuah gambar yang akan difoto, untuk melihat foto-foto yang juga telah dibuat, maupun juga untuk menampilkan menu untuk konfigurasi kamera digital.

Macro Mode Yaitu :

Macro mode merupakan sebuah mode pada kamera digital untuk mengambil foto dengan jarak yang sangat dekat (close-up). Pada mode macronya, kamera akan me-reset sebuah lensa kamera dan menyesuaikan intensitas lampu kilat untuk membuat foto yang tajam dari jarak dekat.

Megapixel Yaitu :

Megapixel (MP) sama dengan adanya 1 juta pixel. Pixel merupakan sebuah elemen terkecil sebuah gambar dalam kamera digital. Angka pada megapixel menentukan sebuah resolusi sebuah gambar. Sebuah gambar dengan megapixel yang juga lebih besar, akan memiliki sebuah resolusi yang lebih tinggi.

Memory Card Yaitu :

Memory card merupakan sebuah media penyimpanan data. Digunakan untuk menyimpan sebuah hasil foto dan video yang Anda ambil menggunakan kamera digital. Terdapat juga berbagai ukuran, tipe dan juga merk memory card. Pastikan juga terlebih dulu sebelum Anda membeli memory card baru untuk menambah kapasitas penyimpanan data di kamera digital Anda. Istilah lain untuk memory card yaitu adalah :  sebuah flash memory.

MMC Card Yaitu :

MMC (Multi Media Card) merupakan salah satu tipe sebuah flash memory yang digunakan untuk menyimpan data dalam kamera digital. Teknologi yang juga lebih populer yang dibuat berdasarkan MMC adalah SD Card.

Movie mode yaitu :

Movie mode adalah sebuah kemampuan kamera digital untuk merekam klip video. Hampir semua pada kamera digital memiliki kemampuan ini. Bahkan beberapa di antaranya yaitu dapat merekam HD video.

Optical zoom Yaitu :

Optical zoom merupakan sebuah fitur kamera digital untuk memperbesar (zoom) gambar dengan menggunakan sebuah perubahan focal length pada lensa. Jadi Anda juga harus mengatur lensa kamera untuk memperbesar gambar. Optical zoom merupakan sebuah cara terbaik untuk memperbesar gambar karena tidak mengubah kualitas gambar seperti metode yang digunakan dalam digital zoom. Kamera dengan sebuah optical zoom yang besar, biasanya juga lebih mahal dibanding digital zoom. Misalnya pada kamera dengan 10x optical zoom akan lebih mahal dibanding kamera dengan 2x optical zoom.

Panorama Mode Yaitu :

Panorama mode adalah sebuah fitur di mana fotografer bisa menyatukan atau menggabungkan sebuah set foto menjadi sebuah gambar pemandangan yang dapat dilihat seluruhnya hingga 180 derajat bahkan 360 derajat.

Pixel Yaitu :

Pixel merupakan sebuah elemen terkecil dalam sebuah gambar yang dihasilkan oleh kamera digital. Sebuah pixel sebenarnya adalah sebuah titik atau juga kotak berukuran sangat kecil yang diberi warna. Jutaan pixel juga diatur dalam sebuah gambar sehingga menjadi foto atau video yang indah.

Pocket Camera Yaitu :

Pocket camera atau juga kamera saku, adalah sebuah kamera berukuran kecil yang bisa muat dalam saku pakaian Anda, sehingga disebut kamera saku. Umumnya juga kamera saku digunakan untuk fotografer pemula, karena cara penggunaannya yang cukup sederhana, yaitu dengan metode “point and shoot”. Anda tinggal membidik sebuah gambar dan foto langsung bisa Anda nikmati, tanpa perlu banyak adanya pengaturan.

Redeye reduction Yaitu :

Redeye reduction merupakan sebuah kemampuan kamera untuk menghilangkan warna merah yang bisa muncul pada pupil mata akibat pantulan lampu kilat pada mata orang yang terdapat dalam obyek foto.

Resolution Yaitu :

Resolution menunjukkan sebuah jumlah pixel dalam sebuah kamera digital. Semakin besar jumlah pixelnya, semakin tajam gambar yang akan dihasilkan. Namun jumlah pixel yang bergantung pada ukuran memory card untuk menyimpan data. Karena semakin besar ukuran pixenyal, semakin banyak juga ruang penyimpanan data yang juga dibutuhkan. Resolution atau juga resolusi biasa ditunjukkan dengan angka yang diikuti kata megapixel atau MP. Misalnya yaitu 10 megapixel atau 10 MP. Jika Anda mencetak sebuah foto berukuran kartu pos, maka pada  kamera dengan ukuran resolusi 2 MP yang sudah cukup. Tapi juga jika Anda ingin mencetak dengan ukuran besar, sebaiknya Anda juga memilih kamera yang memiliki MP lebih besar.

SD Card Yaitu :

SD Card merupakan salah satu sebuah tipe flash memory yang digunakan untuk menyimpan data dalam kamera digital.

Secure Digital High Capacity (SDHC) yaitu :

Secure Digital High Capacity (SDHC) merupakan salah satu tipe flash memory yang juga digunakan untuk menyimpan data dalam kamera digital. Teknologi SDHC merupakan sebuah pengembangan dari SD Card dengan kapasitas penyimpanan cukup besar.

Self timer Yaitu :

Self timer merupakan sebuah fitur kamera digital untuk mengambil foto secara otomatis setelah beberapa detik. Fotografer mengarahkan sebuah kamera, lalu mengatur self timernya, misalnya saat 10 detik, lalu juga setelah menekan tombol, fotografer juga berjalan ke area yang akan diambil. Setelah saat 10 detik, kamera akan mengambil sebuah foto secara otomatis.

Viewfinder Yaitu :

Viewfinder digunakan untuk melihat sebuah foto yang akan Anda ambil. Terdapat 2 jenis yaitu adalah :

  • Optical viewfinder yaitu, yang biasanya terletak di bagian atas belakang kameranya, berupa sebuah jendela kaca kecil.
  • Digital viewfinder yaitu, biasanya berupa sebuah LCD yang terdapat di belakang kamera.

Wide Angle Yaitu :

Wide angle menunjukkan sebuah kemampuan kamera digital untuk mengambil foto dengan bidang pandang lebih luas dibanding penglihatan manusia.

Demikian Refiew mengenai Aksesoris Pendukung Kamera Terlengkap. Jika anda menginginkan silahkan Hubungi Toko Komputer Terpercaya kami dengan cara menghubungi OFFICE kami di

Info Sebelumnya : http://www.myartikel.com/tips-cara-merawat-kamera-dlsr/

Leave a Reply